Perjudian Solo

Apabila masih melakukan aktivitas judi dingdong kembali, kami tidak segan segan akan menertibkan dengan paksa menyita seluruh peralatan dengan berkordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI ," tegasnya. Kemudian, seluruh mesin judi di bawa ke Polsek Medan Labuhan untuk ditindak lanjuti dan diproses. Salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, jika aksi tersebut buntut dari kegeraman emak-emak yang belakangan kerap kehilangan barang-barang. Selama tempat judi itu ada, dia mengaku sangat resah. Ia merasakan langsung dampaknya, lantaran suaminya ikut terpangaruh primary judi. “Gara gara judi ini, jadi sering berantam kami.
Tak ayal, pemuda yang mendominasi para penjudi tersebut langsung keluar dan menjauh dari lapak judi tersebut. REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA- Sebanyak 79 tempat judi di Batam digerebek dan ditutup Mabes Polri pada beberapa waktu lalu. Polri pun menegur pemerintah daerah yang mengijinkan didirikannya tempat-tempat judi tersebut. "Gelper kan memang salah satu bentuk jenis judi tapi kan dapat ijin dari pemda setempat. Kami mengimbau agar pemda mencari bentuk olehraga lain," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Anton Bachrul Alam yang ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/9). Pemilik lokasi tidak mau membuat pernyataan, karena menunggu petunjuk dari istri, Simson Salvator meminta agar tempat judi dindong lainnya juga ditertibkan dan jangan ada lagi di lokasi ini.
Mereka datang dari satu desa Dukuh Ngipang, Gawan dan Ngamban. “Kemarin juga sudah ditindak oleh Satgas Covid-19 desa.
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sudah membuat aturan tegas, berupa larangan segala bentuk judi tanpa izin. Pelaku perjudian bisa dipidana paling lama 10 tahun penjara. Pasal-pasal perjudian masuk ke dalam kategori tindak pidana kesusilaan.
Meskipun aparat kepolisian sering menangkap pelaku judi dan penyedia mesin ketangkasan, tetapi yang diproses hingga ke pengadilan, seperti yang sudah menjadi rahasia umum, sangat minim. Tampak dua unit mesin dingdong berhasil diamankan pihak Polres Kotamobagu dan Linmas Desa Bungko. Ia mengaku selama bekerja empat hari mendapatkan upah Rp50.000. Tugasnya selama bekerja hanya menjaga mesin dan penukaran koin.
Lebih lanjut Kuswahyudi mengatakan, penggerebekan bermula dari informasi masyarakat bahwa salah satu rumah di Desa Purwasari, Kecamatan Pelepat Ilir, dijadikan tempat judi dingdong. Dari lokasi penggerebekan tersebut petugas kepolisian mengamankan 2 orang pria, yakni Suyono dan Wahono. Keduanya masing-masing merupakan pemilik enviornment judi dingdong, dan pemain. "Hampir setiap minggu ada warga yang kehilangan barang," sebut NM.
Berikut catatan lokasi permainan judi yang berhasil didata media tersebut. Menariknya seluruh mesin judi tersebut menggunakan merek TK Rejeki yang tentunya menggambarkan hanya merek ini yang menguasai permainan judi di seputaran Medan-Deli Serdang. judi monopoli Hermansyah , salah seorang warga sekitar menyampaikan, keberadaan lokasi perjudian itu, sudah bukan menjadi rahasia umum bagi masyarakat sekitar. Namun, masyarakat sekitar tidak berani melakukan protes karena mengkhawatirkan keselamatan keluarganya. Masyarakat takut diteror oleh kelompok bayaran bandar judi. Mantan Pangdam I Bukit Barisan ini mengungkapkan, razia protokol kesehatan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Mebidang, dilakukan di berbagai kawasan dan tempat yang selalu mengabaikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.
Untuk bisa main judi, para pemain harus membali voucher seharga Rp100 ribu, dan voucher tersebut tidak bisa dibawa pulang. “Kami sudah menegur pengelola mesin judi namun tidak dihiraukan. Mungkin warga kesal, selama ini sudah menegur juga, tapi tidak dihiraukan, makanya warga ngamuk ambil tindakan sendiri,” kata Ferry. Aksi tersebut tak dapat dibendung, sehingga sejumlah lokasi judi hancur berantakan menjadi perhatian warga sekitar.
Salah satu yang naik daun akhir-akhir ini adalah betta jenis raksasa alias giant. Lebih lanjut Ipda Rizky mengatakan, giat pengamanan tersebut juga marupakan bagian operasi penyakit masyarakat di wilaya Polsek Kota Jambi mengatakan dan kegiatan tersebut guna untuk menertibkan masyarakat, terlebih dalam memasuki bulan ramadhan. Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Kota Baru, Ipda Rizky Ramadhan yang berada dilokasi penggerebekan tempat Judi tersebut saat di konfirmasi mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari Ormas FPI bersama warga mengenai tempat Judi tersebut.
Ketentuan Pasal 440 ayat dan RUU KUHP mengancam pidana penjara 10 tahun bagi mereka yang menawarkan kesempatan major judi, atau menjadikan judi sebagai mata pencaharian. Bahkan, mereka yang ikut serta dalam perusahaan yang mengelola perjudian juga dapat dipidana. Menurut versi Hukum Online dijelaskan, ketentuan lain dalam RUU mengenai judi diatur dalam pasal 441, yang menyebutkan bahwa “setiap orang yang menggunakan kesempatan primary judi” dipidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak kategori IV. Pidana denda kategori IV, menurut RUU, besarnya adalah Rp 300 juta. “Jadi perjudian Dingdong ini sudah dilarang dari tahun-tahun sebelumnya.
Cuman tidak tahu kenapa, tiba-tiba saat ini kembali marak terjadi di beberapa tempat, termasuk di Kecamatan Jambi Timur, ruko yang berada di lokasi depan Depot Pertamina,” ungkapnya. MEDAN, iNews.id - Satuan tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan, Binjai dan Deli Serdang diserang kelompok preman diduga suruhan bandar judi. Penyerangan ini terjadi saat petugas melakukan razia protokol kesehatan di markas perjudian di Komplek Brayan Trade Center Jalan Veteran, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Sumatera Utara , Kamis (22/10/2020) dini hari. Dalam rekaman tersebut, tampak emak-emak menggrebek dan seketika menguasai lapak judi tersebut.
Kami sebenarnya juga sudah sering mengingatkan dan menjaga agar Desa Gawan bebas dari penyakit masyarakat. Kami tahunya ketika ibu-ibu spontan bergerak menggerebek itu. Menurut keterangan warga setempat bahwa mesin jeckpot/dindong ini di miliki oleh seseorang yang bernama “si tanggang ” berdomisili di silambo Toba. "Saat memasuki lokasi itu, banyak orang yang sudah berkumpul di luaran. Mereka kemudian menyerang petugas dan merusak sejumlah mobil yang dioperasikan untuk melakukan penertiban. Tindakan ini sangat disesalkan dan tidak bisa dibiarkan," katanya. Mantan Pangkostrad ini mengatakan, Satgas Penanganan Pandemi Covid-19 Kota Medan, Binjai dan Deli Serdang , mendatangi lokasi itu untuk memastikan tempat yang sebelumnya ditindak, apakah masih beroperasi atau tidak. "Mereka melanggar Pasal 303 jo Pasal 2 undang-undang RI Nomor 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian. Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara," pungkasnya. Dia menerangkan, bahwa sebenarnya permainan tersebut untuk anak-anak.

They posted on the same topic

Trackback URL : https://laurababies67.bravejournal.net/trackback/5959897

This post's comments feed